Montag, 7. April 2008

Masa laluku bersamanya

Semua masa lalu setiap manusia pasti meneteskan air mata yang tak berdosa. Kali ini batin dan jati diriku tlah terhanyut dan terbawa oleh kenangan-kenanganku bersamanya. Suara telpon genggamku yang biasanya berisi kata-kata mutiara yang berada didasar lautan kini menjadi batu neraka yang menakutkan. Dari waktu ke hari jalan hidupku ini seperi ayam yang mencari sang induk, namun aku hanya bisa bicara dengan awan mendung yang menyelimuti kota cairo. Kulangkahkan kaki ini dengan panjangnya perjalanan untuk membuang semua masalah tak jua membuatku bisa untuk berpikir tenang. Awal komunikasi yang indah entah mengapa membuatku menangis mendengar kata-kata pilu itu, dan menjeritkan hati yang jauh darinya. kepergianku, salah satu penyesalanku, kehadiranku tak lagi bisa melihatmu. Hanya doa disetiap waktu yang bisa kupersembahkan untukmu kekasih yang penuh pilu. Memang mudah mengucapkan dan tak mudah pulah untuk membuktikan, janji-janji yang pernah kita ucapkan di bawah kegelapan malam, dibawah terangnya sang bulan yang memberikan cahayanya terhadap kita, kini sudah redup akan kepergianmu yang tak lagi kembali untuk janjiku terhadapmu. Doa yang selalu kupersembahkan untukmu akan selalu mengalir. Walaupun, tak satupun orang mengetahui semua isi hati yang lara ini, perihnya luka tak kuhiraukan, dan hingga darahku tak lagi mengalir cinta ini akan untukmu selamanya..................................... I LOVE U 4 ER


BY ............................. TZ

Keine Kommentare: